Hewan Ini Memiliki Dua Rahang Yang Membuatnya Mirip Alien Xenomorphs


Belut Moray mungkin satu-satunya hewan di dunia ini yang paling mirip xenomorphs dalam serial Alien. Predator penyergapan ini telah mengembangkan serangkaian rahang kedua yang menakutkan untuk membantunya menggenggam dan mencincang mangsanya.

Rahang belut Moray
Dikenal sebagai rahang faring, adaptasi evolusioner ini secara mengejutkan umum di kalangan ikan dengan lebih dari 30.000 spesies yang dikenal menggunakan rahang faring. Namun, tidak ada yang terlihat menyeramkan seperti rahang Moray itu. Karena belut ini tidak bisa menyedot dan menelan mangsa seperti ikan predator lain lakukan, mereka malah mengembangkan rahang di tenggorokan yang dapat ditekuk keluar.

Belut pertama menangkap mangsanya dengan rahang utamanya, kemudian mengeluarkan rahag keduanya untuk meraih ikan dan menariknya ke dalam tenggorokannya.

10 Pencarian Terpopuler Google Sepanjang Tahun 2014


Tak terasa tahun 2014 segera berakhir. Banyak momentum di seluruh dunia yang terjadi sepanjang tahun ini. Seringkali momentum itu banyak dicari dalam mesin pencarian internet. 

Google, perusahaan internet raksasa dunia, baru saja merilis tren pencarian internet yang terjadi sepanjang 12 bulan yang lalu. Nah, apa saja yang paling banyak dicari pengguna internet?. 

Berikut daftar tren pencarian global Google dikutip TechCrunch, Selasa, 16 Desember 2014. 

1. Robin Williams

2. World Cup

3. Ebola

4. Malaysia Airlines

5. ALS Ice Bucket Challenge

6. Flappy Bird

7. Conchita Wurst

8. ISIS

9. Frozen

10. Sochi Olympics  

Dalam daftar itu mungkin banyak yang belum begitu mengerti soal Conchita Wurst. Dia merupakan seorang penyanyi Austria waria. 

Wurst mewakili Austria dan menjuarai Kontes Lagu Eurovision 2014 di Kopenhagen, Denmark. Ia menggunakan kata ganti wanita untuk menyebut dirinya saat menjadi Wurst  Menariknya dalam daftar tren pencarian tahun ini, tak ada satu pun topik terkait produsen ponsel pintar ternama, Apple.

Untuk bidang teknologi, hanya muncul satu tren tentang pencarian global yaitu game Flappy Bird, yang sempat hebih pada awal tahun ini. 

Padahal dalam empat tahun terakhir, tren pencarian topik terkait Apple selalu menduduki daftar tren pencarian global. Pada 2010, misalnya topik iPad masuk dalam daftar, disusuk topik iPhone 5 dan iPad 3 (2011), iPad 3 (2012), iPhone 5S in spot#2 (2013). 

Namun demikian, Google menjelaskan tren pencarian ini diukur tak berdasarkan frekuensi pencarian yang mentah. Daftar itu berdasarkan seberapa populer topik tertentu dibandingkan tahun ini dengan tahun sebelumnya.

Google mengatakan jika tren pencarian didasarkan pada frekuensi yang mentah, maka pencarian terpopuler tidak akan banyak berubah.


7 Fakta Mengejutkan Galaksi Bima Sakti Yang Mungkin Belum Anda Ketahui


Galaksi bima sakti adalah 'rumah' bagi bumi dan juga manusia. Namun berbeda dengan bumi, hanya sedikit yang manusia tahu tentang hal-hal menakjubkan seputar Galaksi Bima Sakti. 

Padahal, ada banyak fakta mengejutkan yang tersimpan di balik gugusan bintang dengan diameter 100.000-120.000 tahun cahaya itu. 

Galaksi Bima Sakti yang tersusun atas puluhan tatasurya itu pun mempunyai sejarah yang menarik sekaligus 'kelam' yang bisa membuat manusia takjub bahkan membantu memprediksi apa yang terjadi dengan nasib tatasurya tempat bumi kita berada di masa depan. 

Ini dia 7 fakta mengejutkan Galaksi Bima Sakti yang wajib Anda diketahui :

1. Galaksi Bima Sakti adalah kanibal

Ternyata Galaksi Bima Sakti tidak lah 'sebaik' dan seindah yang kita bayangkan. Untuk bisa sebesar saat ini, Galaksi Bima Sakti ternyata terus aktif memakan galaksi lain yang ukurannya lebih kecil.  Salah satu galaksi yang diketahui pernah menjadi korban kanibalisme galaksi kita adalah galaksi kerdil Sagitarius.  Selain itu, saat ini Galaksi Bima Sakti tengah 'memakan' galaksi Canis Major dengan sedikit demi sedikit membajak bintang-bintang milik galaksi kerdil tersebut.

2. Hanya 10 persen bagian Galaksi Bima Sakti yang terlihat

Percaya atau tidak, gambar-gambar yang memperlihatkan Galaksi Bima Sakti yang biasa muncul di internet hanya mewakili satu per sepuluh total massanya. Ya, semua bintang dan planet yang berada di galaksi kita berbobot tak lebih dari 10 persen.  Sekitar 90 persen bobot Galaksi Bima Sakti ternyata diisi oleh 'dark matter' atau zat gelap yang tidak terlihat. Dark matter jugalah yang membuat manusia bisa melihat cahaya-cahaya yang dikeluarkan oleh bintang.

3. Galaksi Bima Sakti menjadi rumah 200 miliar bintang

Galaksi kita memang bukan galaksi dengan ukuran terbesar yang ada di alam semesta. Dengan diameter 100.000-120.000 tahun cahaya, Galaksi Bima Sakti 'hanya' disesaki oleh sekitar 200 miliar bintang.  Namun, terdapat perhitungan lain yang menyatakan bila bintang di Galaksi Bima Sakti mencapai 400 miliar. Perbedaan jumlah ini muncul akibat kelahiran atau kematian bintang saat terjadi supernova. Dalam satu tahun, Galaksi Bima Sakti tercatat dapat melahirkan 7 bintang baru.

4. Semua gambar Galaksi Bima Sakti adalah palsu

Salah satu rahasia yang mungkin tidak disadari oleh banyak orang adalah 'kepalsuan' foto Galaksi Bima Sakti.  Sejatinya, manusia dan teknologi canggih yang dimilikinya tidak mampu memotret Galaksi Bima Sakti dari atas, karena bumi kita sendiri adalah bagian dari Bima Sakti dan berjarak 26.000 tahun cahaya dari pusatnya.  Jika diibaratkan, memotret seluruh Galaksi Bima Sakti dari atas akan seperti berusaha memotret sebuah stadion sepak bola dari dalam stadion itu sendiri.  Jadi, gambar-gambar atau foto Galaksi Bima Sakti yang kita lihat selama ini adalah buatan para ilustrator.

5. Umur Galaksi Bima Sakti sama dengan umur alam semesta

Ilmuwan memperhitungkan bila umur dari Galaksi Bima Sakti adalah sekitar 13,6 miliar tahun, atau hampir sama dengan umur alam semesta yang diketahui sekitar 13,7 miliar tahun.  Hal ini diperkuat dengan penemuan bintang di gugusan bintang 'globular'. Bintang tersebut diklaim menjadi yang tertua di Galaksi Bima Sakti dan mempunyai umur hampir setua alam semesta.

6. Ada lubang hitam raksasa di tengah Galaksi Bima Sakti

Hampir semua galaksi di alam semesta diketahui mempunyai lubang hitam di bagian tengahnya, tak terkecuali Galaksi Bima Sakti.  Lubang hitam atau 'blackhole' yang berada di pusat galaksi kita tercatat mempunyai bobot sekitar 40.000 matahari dan mempunyai panjang 22,5 juta kilometer. Blackhole bernama Sagitarius A* tersebut masih terus melahap semua bintang atau planet yang ada di dekatnya alias sekitar pusat Galaksi Bima Sakti.

7. Galaksi Bima Sakti sedang bergerak dengan kecepatan kilat

Seperti halnya bumi yang mengelilingi matahari, Galaksi Bima Sakti juga terus bergerak mengelilingi pusat alam semesta atau Cosmic Microwave Background (CMB). CMB sendiri adalah sisa radiasi dari ledakan Big Bang yang dipercaya memulai pembentukan alam semesta.  Namun, jangan samakan kecepatan gerak Galaksi Bima Sakti dengan bumi. Sebab, galaksi kita sekarang tengah bergerak dengan kecepatan kilat, yakni 600 kilometer per detik. Dengan kecepatan itu, Galaksi Bima Sakti mampu melahap bintang atau apa saja yang ada di jalur orbitnya.

Baca seputar berita da info astronomi terbaru di sini : Astronesia


Sehari Di Planet Ini Hanya Berlangsung 8 Jam


Para ilmuwan menemukan planet bernama Beta Pictoris b yang memiliki perputaran lebih cepat daripada planet dalam tata surya lainnya. Planet Beta Pictoris b  yang berada di luar sistem tata surya ini berputar lebih cepat daripada Bumi. 

Kecepatan rotasi di ekuatornya adalah hampir 100.000 kilometer per jam Jupiter, planet terbesar dan berotasi tercepat di tata surya, berputar 47.000 kpj. Bumi berputar 1.700 kpj. 

Satu hari di Beta Pictoris berlangsung selama delapan jam, sementara Bumi 24 jam dan Jupiter 10 jam. Ilmuwan telah menemukan sekitar 1.800 planet di luar sistem tata surya. Baru sedikit informasi mengenai komposisi planet dan berapa lama mereka mengitari bintang induknya. 

Beta Pictoris b adalah salah satu planet yang telah diteliti. Planet gas itu berjarak 63 juta tahun cahaya dari Bumi.Beta Pictoris b berukuran besar, panas, dan muda. Ukurannya sekitar 3.000 kali lebih besar dari Bumi dan tujuh kali lebih besar dari Jupiter. 

Ia masih berusia 20 juta tahun dan masih panas akibat pembentukan. Sebagai perbandingan, bumi berusia 4,5 miliar tahun. Bintang induknya, Beta Pictoris, diperkirakan dua kali lebih besar dan 10 kali lebih terang dari matahari. 

Kecepatan rotasi Beta Pictoris b mendukung teori kecepatan rotasi berkaitan erat dengan ukuran: semakin besar, semakin cepat.

"Kami perlu mengamati lebih banyak planet untuk mengonfirmasi ini adalah hukum alam," kata profesor astronomi University of Leiden, Ignas Snellen, seperti yang dikutip dari Reuters. 

Beta Pictoris b berada di selatan konstelasi Pictor dan ditemukan enam tahun yang lalu. Orbitnya dari bintang induk delapan kali lebih besar daripada Bumi ke matahari.

Baca kabar terbaru tentang astronomi disini : Astronesia - Berita Astronomi Dan Informasi Alam Semesta

Bukti Kehidupan Di Planet Mars Ditemukan?

Meteorit Tissint

Meteorit dari Mars yang jatuh ke Bumi pada 2011 diklaim ilmuwan memiliki kandungan senyawa karbon yang berasal dari unsur biologis. Meteorit ini diyakini dapat memberi informasi tentang kehidupan makhluk hidup di luar angkasa. 

NASA Curiosity menjelajah Mars, memeriksa batu, melakukan pengeboran pada permukaan di Mars dan memeriksa cuaca. Robot NASA ini tidak hanya mencari kemungkinan apakah Mars dapat dihuni manusia, tetapi memeriksa kondisi yang menguntungkan bagi mikroba ekstraterestrial. 

Dengan meneliti meteorit yang berasal dari Mars, ilmuwan berharap bisa mendapatkan wawasan baru mengenai kehidupan ekstraterestrial. Meteorit yang menjadi bahan penelitian ini dinamakan Tissint, yang mendarat di Morocco pada 18 Juli 2011. 

Meteorit ini kabarnya terpental ke angkasa dari permukaan Mars akibat fenomena hantaman asteroid di Mars pada 700 ribu tahun lalu. Meteorit tersebut merupakan batu berwarna abu-abu dengan berat 7-11 kilogram. 

Melalui pengamatan atau penelitian, meteorit ini memiliki apa yang disebut sebagai kerak fusi, yang menunjukkan bukti adanya air. Meteorit ini juga memiliki celah kecil, di mana air pernah tersimpan di dalamnya. 

Material pada meteorit, berdasarkan analisis, mengalami perubahan menjadi senyawa karbon organik. Masih terjadi perdebatan di kalangan peneliti, apakah senyawa tersebut tersimpan sebelum atau sesudah meteorit itu mendarat di Bumi. 

"Kami tidak bisa dan tidak ingin sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan bahwa karbon organik dalam Tissint mungkin berasal dari abiotik," kata Yangting Lin dari Institute of Geology and Geophysics of the Chinese Academy of Sciences di Beijing. 

Ia mengatakan, kemungkinan karbon organik berasal dari dampak meteorit 'chondrite' karbon. Penelitian ini dilaporkan dalam jurnal Meteoritics & Planetary Science.


Cangkang Kerang Asal Indonesia Ini Ubah Sejarah Manusia


Sebuah fosil cangkang dari hewan moluska, entah kerang maupun siput, ditemukan di Jawa. Cangkang purbakala itu ternyata telah diukir sedemikian rupa oleh manusia purba sekitar 430.000 sampai 540.000 tahun lalu. 

Cangkang ukir tersebut saat ini berada di koleksi museum Belanda dan tidak diketahui keberadaannya sejak 1930. Moluska purba itu diperkirakan berasal dari masa di mana Homo erectus masih menghuni sebuah wilayah terpencil di pegunungan Jawa. 

Ukiran ini mematahkan teori sebelumnya bahwa manusia telah mengenal pola ukir mengukir pada masa kehidupan Neanderthal, sekitar 100 ribu tahun lalu. Cangkang ini terlihat mendapatkan polesan halus dan ukiran dengan pola zigzag di pinggirnya. Ini menunjukkan jika proses ukir menggunakan pemotongan dan penggoresan. 

Jika temuan ini terbukti benar, artinya, nenek moyang manusia, yaitu Homo erectus, ternyata memiliki kepandaian yang lebih tinggi ketimbang teori yang selama ini berkembang. 

"Ini mengubah sejarah manusia. Ini merupakan bukti jika Homo erectus telah mampu memanfaatkan sumber daya laut. Cocok dengan bukti lain yang mengatakan bahwa mereka mengais ke dalam dan sekitar wilayah perairan," ujar Dr. Stephen Munro, paleoantropolog dari Australia National University. Dia juga yang menemukan kerang ukir ini. 

Ukiran geometrik dianggap sebagai pertanda adanya kemampuan kognitif modern saat itu. Namun, hal itu masih menjadi perdebatan hingga sekarang. 

Analisis baru terhadap cangkang moluska laut, yang diambil dari situs fosil Trinil di Jawa pada 1890, menunjukkan jika Homo erectus juga memiliki perilaku manusia modern. 

Tim peneliti menduga jika Homo erectus mampu membuka cangkang dengan cara membuat lubang menggunakan gigi hiu. Proses ini merusak cangkang, namun bisa langsung membuatnya terbuka. Dengan demikian, isi di dalam cangkang bisa dimakan juga.


Apakah Berat Semua Semut dan Seluruh Manusia Sama?


Pernyataan ini disampaikan presenter satwa liar Chris Packham dalam Four's The Wonder Of Animals BBC: "Jika kita menimbang seluruh semut di dunia, beratnya setara dengan semua orang." Apakah pernyataan itu benar?  

Klaim tersebut awalnya dibuat oleh dosen Harvard University, Edward O Wilson, dan ahli biologi asal Jerman, Bert Hoelldobler, dalam buku mereka, Journey To The Ants yang dipublikasikan pada 1994.  

Perkiraan mereka berdasarkan estimasi sebelumnya yang dibuat ahli entimologi -- ahli serangga ilmiah -- asal Inggris, CB Williams, yang suatu waktu mengkalkulasi bahwa jumlah serangga hidup di Bumi pada saat tertentu adalah 1 juta triliun.  

"Jika mengambil angka konservatif, 1 persen dari serangga adalah semut, maka jumlah mereka adalah sekitar 10 ribu triliun," tulis Wilson dan Hoelldobler. "Rata-rata berat 1 semut pekerja adalah 1 sampai 5 miligram, tergantung spesiesnya. 

Saat disatukan, berat seluruh semut di dunia setara dengan seluruh manusia."  Kalkulasi Wilson dan Hoelldobler berdasarkan ide bahwa rata-rata berat manusia  lebih dari 1 juta kali dari rata-rata semut. Benarkah asumsi itu?  Dengan perbandingan itu, rata-rata berat manusia 62 kg, maka berat semut rata-rata adalah 60 mg.  

"Memang ada semut yang beratnya 60 mg, semut raksasa," kata Francis Ratnieks, dosen apikultur dari University of Sussex. "Semut yang biasa hidup di taman di Inggris beratnya hanya 1-2 mg."  Lantas, bagaimana cara menimbang semut?  

"Sangat mudah mengetahui berat semut. Beli saja timbangan elektronik kecil, timbang hewan itu di sana," kata Ratnieks. Namun, ia menyarankan agar semut dimasukkan dalam kulkas, didinginkan, sebelum ditimbang. "Agar tidak lari," lanjutnya.  

Opsi yang lain adalah menimbang mereka beramai-ramai. Demikian ujar Mike Fox dari BWARS (Bees, Wasps and Ants Recording Society). 

Semut-semut diletakkan dalam tabung spesimen -- yang sebelumnya ditimbang dalam kondisi kosong. Lalu, masukkan sejumlah semut, misal 100, ke dalam tabung itu. Cari selisih berat tabung kosong dan berisi, lalu bagi dengan jumlah semut.  

Ada sekitar 13.000 spesies semut di seluruh dunia, yang ukurannya kurang dari 1 mm sampai 30 mm. Bobotnya pun bervariasi, meski sebagian besar ahli setuju berat rata-rata seekor semut kurang dari 10 mg.  

Tapi tidak ada yang tahu berapa banyak semut yang ada di dunia. Dokumenter BBC Four mengklaim jumlah mereka bukan 10 ribu triliun, melainkan 100 triliun -- meskipun masih bersikukuh berat total semut sama dengan berat total manusia.  

Para ahli dari Natural History Museum, Laboratorium Semut Bristol University, dan  BWARS mengatakan, tak ada perkiraan yang realistis.  

Pun dengan perkiraan Wilson and Hoelldobler. Kalkulasi mereka salah untuk kondisi saat ini. Manusia penduduk Bumi yang jumlahnya 7,2 miliar berat totalnya bisa mencapai 450 miliar kilo. Jika kita bayangkan ada 10 ribu triliun semut di dunia, yang berat rata-ratanya hanya 4 miligram seekor, berat total mereka hanya 40 miliar kg.  

Kalaupun ada lebih sedikit orang saat perkiraan mereka dibuat, jumlahnya tidaklah  sama.  Meski keliru untuk jumlah penduduk saat ini, Ratnieks mengatakan, perkiraan Wilson and Hoelldobler bisa jadi pernah akurat.  

"Misalnya  2.000 tahun lalu, berat semut pernah melebihi manusia...tapi di waktu sekitar kemerdekaan Amerika Serikat (1776) atau sekitarnya, berat badan manusia melebihi para semut," kata dia.  Dan ingat, manusia bertambah gemuk. "Kita tak hanya bertambah secara populasi, tapi juga soal kegemukan. Berat manusia telah mengungguli semut."

Perjalanan Menggunakan Mesin Waktu Berpotensi Jadi Kenyataan


Mewujudkan perjalanan masa lampau melalui mesin waktu berpotensi bisa diwujudkan, bukan khayalan lagi. Untuk pertama kalinya, sekelompok ilmuwan University of Queensland, Australia, berhasil mensimulasikan dua foton, partikel tunggal cahaya dasar, yang berinteraksi dalam perjalanan waktu.   

Simulasi perjalanan waktu lampau itu disebutkan sangat bisa terjadi pada level kuantum, partikel terkecil yang tak dapat dibagi lagi. Foton termasuk yang mematuhi mekanisme hukum kuantum.   

Dalam ujicoba,peneliti menggunakan dua foton untuk mensimulasikan partikel kuantum mmengarungi perjalanana ke masa lampau melalui mesin waktu.   

Dengan mempelajari perilaku foton, ilmuwan mengungkap kemungkinan aspek aneh dari fisika modern.   

Dalam simulasi, salah satu foton diproyeksikan akan melangsungkan perjalanan ke masa lalu melalui terowongan mesin waktu (wormhole). Foton ini diproyeksikan akan berinteraksi dengan foton lain yang lebih tua.   

Sedangkan foton kedua, didesain mengarungi perjalanan waktu dengan mode normal, tapi berinteraksi dengan foton yang terjebak pada lingkaran waktu (kurva waktu tertutup/CTC), di lubang mesin waktu.   

Dari tahapan itu, disebutkan perilaku foton kedua memungkinkan mempelajari perilaku foton pertama . 

Nyatanya, hasil simulasi menunjukkan perjalanan waktu pada tingkat kuantum terbuka kemungkinan.  "Sifat partikel kuantum adalah kabur atau tak pasti, jadi hal ini memberi mereka ruang gerak yang cukup untuk menghindari situasi perjalanan waktu yang tak konsisten," jelas Profesor Timothy Ralph, salah satu peneliti University of Queensland.  

Partikel Kecil   

Sedangkan peneliti lain, Martin Ringbauer dari University of Queensland mengatakan temuan tim mereka tak selaras dengan teori Relativitas Umum ddan Mekanika Umum dari fisikawan kondang Albert Einstein.  Einstein, menurutnya, hanya menjelaskan skema dunia pada skala yang sangat besar, sedangkan mekanika kuantum merupakan penggambaran yang bagus pada skala yang lebih kecil dari atom dan molekul.   

Berdasarkan simulasi tim peneliti, skema perjalanan mesin waktu itu hanya memungkinkan untuk partikel sangat kecil saja, yaitu partikel tingkat kuantum dan foton, yang lebih kecil dari partikel atom.  Jadi simulasi terbaru itu belum menjelaskan untuk partikel yang lebih besar, misalnya atom.  

Potensi perjalanan mesin waktu pada tingkat kuantum sudah diprediksi ilmuwan beberapa dekade lalu. Pada 1991, muncul prediksi mesin waktu pada tingkat partikel terkecil itu. Peneliti mendasarkan pada perilaku partikel kuantum yang hampir di luar alam fisika.  Penelitian terbaru University of Queensland sudah dipubllikasikan pada Jurnal Nature Communications.

Baca juga : Para Penjelajah Waktu Yang Tertangkap Kamera

Ada Lautan Baru Ditemukan Dalam Perut Bumi


Analisis gelombang seismik mengungkap adanya "lautan" pada kedalaman 643 kilometer dari permukaan Bumi.  Jangan berpikir lautan tersebut sama seperti samudra di permukaan Bumi sebab air jauh di bawah permukaan Bumi itu tidak dalam bentuk cair, tetapi berikatan dengan mineral.  

Temuan ini memicu dugaan bahwa proses yang terjadi pada bagian tas mantel Bumi dan yang terkait dengan aktivitas kegunungapian juga terjadi di bagian dalam.  "Ini adalah gambaran baru struktur dari bagian Bumi tersebut," kata Brandon Schmandt, pakar geofisika dari University of Mexico yang terlibat penelitian.

Hasil riset ini juga menguatkan dugaan bahwa air yang terdapat di permukaan Bumi berasal dari dalam, bukan datang dari komet di luar angkasa yang jatuh ke Bumi.  

Semula, air berikatan dengan mineral di dalam Bumi pada kedalaman 2.896 kilometer antara inti dan kerak. Air lalu perlahan kehilangan gas dan akhirnya mencapai permukaan.  

Untuk mengungkap adanya air di kedalaman Bumi, Schmandt dan rekannya mempelajari wilayah mantel Bumi yang disebut zona transisi, pada kedalaman 482 - 708 km.  Sebelumnya, Steven D Jacobsen, ahli mineral di Northwestern University, menyintesis mineral dengan meniru kondisi tekanan seperti di kedalaman Bumi.  

Selama bertahun-tahun bereksperimen, ia akhirnya berhasil membuat mineral ringwoodite yang khas berada di kedalaman Bumi.  

Mineral itu terbentuk bersama air. Logikanya, bila di kedalaman Bumi ada mineral tersebut, maka ada pula air. Akan tetapi, itu masih dugaan, perlu dibuktikan.  Schmandt menganalisis data seismik yang diambil oleh USArray, di mana 400 seismometer ditempatkan di Amerika Serikat untuk memetakan mantel Bumi.  

Analisis menunjukkan adanya tanda pelelehan pada zona transisi, area di mana konveksi menyebabkan mantel bergerak ke bawah.  Pelelehan mantel terjadi di dekat permukaan, menyebabkan adanya magma yang bertanggung jawab pada adanya hot spot vulkanik.  

Proses pelelehan disebut dehidrasi. Seiring mantel bergerak ke bawah, tekanan meningkat, dan mineral melepaskan molekul air.  Proses ini, seperti dalam hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Science, diyakini menjadi tanda adanya air di kedalaman Bumi.  

Ilmuwan seperti Schmandt dan Jacobsen mengatakan bahwa dengan temuan ini, maka siklus air di Bumi benar-benar terkuak. Mereka juga mendapat petunjuk asal-usul air.  Namun, ada pula penulis sains seperti Brian Thomas dari Institute for Creation Research yang berpandangan berbeda. Ia mengatakan, temuan ini memperkuat kisah Alkitab tentang air bah Nabi Nuh.  

Dalam kitab Kejadian di Perjanjian Lama dikisahkan bahwa pada peristiwa air bah Nabi Nuh, mata air dari kedalaman Bumi pecah sehingga airnya "tumpah" ke permukaan.  "Tentu mungkin bahwa air yang ditemukan di bawah kerak Bumi ini merupakan jejak air dari dalam yang memancar dan memicu air bah Nabi Nuh seperti dalam Kejadian 7:11," katanya.  

Dikutip Christian Science Monitor, Selasa (17/6/2014), Thomas mengatakan, "Saya tak ingin mengatakan temuan ini verifikasi signifikan dari banjir dalam Kejadian karena beberapa mungkin punya penjelasan lain. Namun, ini sesuai dengan naskah Alkitab secara umum tentang air di kedalaman Bumi."

Manusia Belum Siap Lakukan Kontak Dengan Makhluk Cerdas Dari Luar Angkasa


Proyek Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) merupakan prakarsa yang dimulai pada tahun 1970 dengan dana dari NASA. Proyek ini telah berkembang ke arah kolaborasi jutaan pengguna Internet untuk pengolahan data dari Observatorium Arecibo (Puerto Rico), di mana pelacakan antariksa di lakukan.

Baru-baru ini anggota proyek SETI telah mencoba untuk melangkah lebih jauh dan tidak hanya mencari tanda-tanda di luar bumi, tetapi juga secara aktif mengirim pesan dari Bumi untuk mendeteksi kemungkinan peradaban luar bumi. Proyek ini dikenal sebagai active SETI.


Namun,Astrofisikawan, Stephen Hawking telah memperingatkan risiko dari kegiatan ini terhadap manusia,karena dapat mengundang kedatangan makhluk luar angkasa dengan teknologi yang lebih maju dan niat meragukan.Implikasi etis dan sosiologis dari proposal ini kini telah dianalisis oleh neuro-psikolog Gabriel G. de la Torre, profesor di University of Cádiz.  


Dia bertanya-tanya:


Dapatkah keputusan seperti itu (mengirimkan pesan dari Bumi ke luar angkasa untuk mendeteksi kemungkinan peradaban luar bumi) diambil atas nama seluruh planet Bumi? Apa yang akan terjadi jika itu berhasil dan 'seseorang' menerima sinyal kita? Apakah kita siap untuk melakukan kontak?

Untuk menjawab pertanyaan ini, profesor Gabriel G. de la Torre menanyakan hal ini kepada 116 mahasiswa dari universitas Amerika,Spanyol dan Italia. Survei ini menilai pengetahuan mereka tentang astronomi, tingkat persepsi dari lingkungan fisik, pendapat mereka tentang tempat di alam semesta, serta pertanyaan-pertanyaan keagamaan - misalnya, "Apakah Anda percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta?" - atau pada kemungkinan kontak dengan makhluk luar angkasa. (Saya sebagai admin Astronesia menjawab, Ya... Alam Semesta ini diciptakan oleh Allah SWT)


Hasilnya, diterbitkan dalam jurnal Acta Astronautica, menunjukkan bahwa, sebagai suatu spesies, manusia masih belum siap untuk mencoba secara aktif menghubungi peradaban di luar bumi. Alasannya, menurut Profesor de la Torre, adalah "Manusia tidak memiliki pengetahuan dan persiapan"  


Dia menulis:

Studi percontohan ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat umum dari tingkat pendidikan tertentu tentang kosmos dan tempat kita di dalamnya masih miskin. Oleh karena itu, kesadaran kosmis harus lebih dipromosikan - di mana pikiran kita semakin sadar akan realitas global yang mengelilingi kita - menggunakan alat terbaik yang tersedia bagi kita : pendidikan. Dalam hal ini, kita membutuhkan Galileo baru untuk memimpin perjalanan ini.

Berikut ini adalah pendapat Ilmuwan Dunia Tentang Keberadaan Makhluk Extraterrestrial


Saya sering di tanya, 'apakah anda percaya keberadaan makhluk extraterrestrial? Aku selalu memberikan argumen standar : Ada banyak tempat diluar sana,miliaran banyaknya. Aku justru bakal terkejut jika tenyata tak ada makhluk extraterrestrial,tapi tentu saja belum ada bukti kuat untuk itu.
― Carl Sagan (Astronom)

Keberadaan miliaran galaksi di luar sana membuat keberadaan bentuk kehidupan lain selain manusia menjadi rasional. Namun,manusia harus berhati-hati dalam melakukan kontak dengan bentuk kehidupan asing. Para alien itu mungkin tak ramah. "Alien-alien yang telah maju itu kemungkinan telah menjadi nomad,berupaya untuk menaklukkan dan membuat koloni di planet-planet manapun yang bisa mereka raih."
― Stephen Hawking (Astrofisikawan)

Artikel ini adalah kerja sama dengan Astronesia - Berita astronomi

Jadwal Gerhana Matahari 29 April Di Beberapa Kota Indonesia


Empat belas hari setelah terjadinya gerhana bulan pada 15 April 2014 lalu, Indonesia kembali berpeluang menyaksikan fenomena astronomi menarik lainnya, yakni gerhana matahari sebagian.  

Gerhana matahari sebagian hari ini bisa dilihat di 62 kabupaten/kota yang tersebar di enam provinsi, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.   

Meski dalam teorinya 62 kabupaten/kota di enam provinsi tersebut bisa menyaksikan gerhana matahari, kenyataannya fenomena gerhana yang terjadi tidak mudah untuk diamati di semua wilayah itu.   

Astronom amatir, Ma'rufin Sudibyo, mengatakan, hanya di beberapa wilayah gerhana matahari bisa diamati dengan mudah. Dalam percakapan dengan Kompas.com, Senin (28/4/2014) hari ini, Ma'rufin mengatakan, titik ideal untuk mengamati gerhana besok adalah di Baa, NTT.   

Titik ideal untuk mengamati gerhana besok ditentukan berdasarkan durasi gerhana dan magnitudo gerhana atau persentase piringan matahari yang tertutup oleh bulan. Baa mengalami durasi gerhana paling lama, 64 menit. Magnitudo gerhana juga paling besar, sebesar 7,6 persen.   

Ma'rufin mengungkapkan, di Baa, gerhana bisa diamati dengan teleskop yang lebih sederhana. Namun, pengamatan tetap perlu didukung dengan filter matahari. Pengamatan langsung dengan mengarahkan teleskop pada matahari sangat berbahaya.   

Selain Baa, wilayah yang tergolong baik untuk mengamati gerhana adalah di Sabu Barat dan Kupang, Nusa Tenggara Timur. Di wilayah itu, matahari akan tampak seperti apel yang baru saja digigit di satu sisinya.  Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, magnitudo gerhana lebih kecil. Bahkan, di banyak wilayah Jawa, magnitudo gerhana kurang dari 1 persen.  

Jadi, sangat sulit untuk mengamati dengan perangkat sederhana.  Sementara waktu dan kesempatan mengamati gerhana terbatas di banyak wilayah, bagaimana harus mengamatinya dan jam berapa harus melakukannya?  

Waktu Pengamatan  Gerhana Matahari Cincin terjadi pada tanggal 29 April 2014. Gerhana tersebut dapat dilihat dari Australia , Samudra hindia, bagian Selatan , Antartika , dan di Indonesia Gerhana tersebut dapat dilihat dari beberapa wilayah di Indonesia ( berupa Gerhana Matahari Sebagian ) Yogyakarta , Jawa Timur bagian Selatan , Bali dan Nusa Tenggara Tabel waktu teramatinya Gerhana Matahari Sebagian  tgl. 29 April 2014 dari beberapa kota di Indonesia sebagai berikut :  

1. YOGYAKARTA
Gerhana Mulai ; 13 : 58 : 47 WIB
Puncak Gerhana ; 14 : 00 : 21 WIB 
Gerhana berakhir ; 14 : 01 : 24 WIB  

2. NGLIYEP 
Gerhana Mulai ; 13 : 44 : 55 WIB 
Puncak Gerhana ; 14 : 03 : 31 WIB 
Gerhana berakhir ; 14 : 21 : 10 WIB  

3. DENPASAR 
Gerhana Mulai ; 14 : 45 : 13 WITA 
Puncak Gerhana ; 15 : 08 : 00 WITA 
Gerhana berakhir ; 15 : 29 : 31 WITA  

4. MATARAM 
Gerhana Mulai ; 14 : 48 : 19 WITA 
Puncak Gerhana ; 15 : 09 : 39 WITA 
Gerhana berakhir ; 15 : 29 : 48 WITA  

5. BIMA 
Gerhana Mulai ; 14 : 53 : 55 WITA 
Puncak Gerhana ; 15 : 13 : 45 WITA 
Gerhana berakhir ; 15 : 32 : 38 WITA  

6. WAINGAPU 
Gerhana Mulai ; 14 : 46 : 25 WITA 
Puncak Gerhana ; 15 : 15 : 13 WITA 
Gerhana berakhir ; 15 : 42 : 08 WITA  

7. KUPANG 
Gerhana Mulai ; 14 : 49 : 54 WITA 
Puncak Gerhana ; 15 : 19 : 24 WITA 
Gerhana berakhir ; 15 : 46 : 54 WITA

Artikel ini adalah kerjasama dengan Astronesia

Gerhana Bulan Total Akan Hiasi Langit Besok


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gerhana bulan total akan terjadi pada 15 April 2014, atau tepatnya esok, hari Selasa.  

Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Jakarta, mengatakan bahwa gerhana ini dapat diamati dari wilayah Indonesia kecuali Jawa bagian barat, Kalimantan bagian barat dan Sumatera.  “Wilayah Indonesia hanya dapat mengamati bagian akhir dari proses gerhana bulan tersebut," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Jakarta.

Pada gerhana bulan total, bulan akan tepat berada pada daerah umbra, yaitu bayangan inti yang berada dibagian tengah sangat gelap pada saat gerhana bulan.  Gerhana bulan total, menurut dia, juga akan bisa diamati dari Afrika bagian barat, Eropa bagian barat dan Samudera Atlantik saat bulan sedang terbenam.  

Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Amerika Selatan bagian barat dan Amerika Utara serta Samudera Pasifik bagian timur.  Proses gerhana pada saat bulan terbit dapat diamati di Samudera Pasifik bagian barat, Australia dan Asia bagian timur.  Namun keseluruhan proses gerhana tidak dapat diamati dari daerah Asia, Afrika bagian timur dan Eropa bagian timur.  

Gerhana diperkirakan terjadi empat kali selama 2014 yaitu gerhana bulan total pada 15 April, gerhana matahari cincin pada 29 April, gerhana bulan total pada 8 Oktober dan gerhana matahari sebagian pada 23 Oktober 2014.

NASA Ciptakan Wahana Mirip Piring Terbang Untuk Terbang Ke Mars

LDSD

Badan penerbangan dan antariksa Amerika Serikat (NASA) membuat sebuah 'piring terbang' untuk melakukan perjalanan robot ke luar angkasa, khususnya ke Planet Mars. Kendaraan luar angkasa yang mirip piring terbang ini dinamakan Low-Density Supersonic Decelerator atau LDSD.  

LDSD memiliki kecepatan tiga kali kecepatan suara. Fungsi utama piring terbang buatan NASA ini adalah untuk menerbangkan robot penjelajah Planet Mars seperti Curiosity, dari Bumi ke planet merah tersebut. LDSD dirancang khusus untuk mengirimkan robot penjelajah yang ukurannya lebih besar dari Curiosity.  

Piring terbang ini merupakan kendaraan luar angkasa yang memiliki parasut apabila ia akan mendarat di Mars nanti. Untuk saat ini NASA masih melakukan berbagai pengembangan pada piring terbang tersebut. Dan uji coba penerbangan pertama akan dilakukan pada Juni mendatang. Namun tak hanya bulan itu saja, LDSD akan melakukan banyak percobaan selama 24 bulan ke depan.  

Jadi bagi sebagian orang yang nantinya mungkin melihat sebuah benda mirip piring terbang di angkasa, lalu mereka mengklaim bahwa itu adalah benda langit tak terdefinisi alias UFO, bisa jadi yang dilihatnya adalah LDSD yang sedang diuji coba oleh NASA. Misi dari LDSD ini adalah penjelajahan planet merah pada 2018.

Fisika Ungkap Kemegahan Bahtera Nabi Nuh


Kisah Nabi Nuh bersama umatnya mengarungi banjir besar di masa lalu telah tertulis dalam kitab suci. Cerita itu menjadi pelajaran moral. Namun bagi empat mahasiswa Fisika Universitas Leicester, Inggris, kisah kapal Nabi Nuh itu sungguh membuat penasaran. 

Katie Raymer, Benjamin Jordan, dan Thomas Morris kemudian meneliti struktur kapal Nabi Nuh sesuai naskah kuno pada kitab Injil. Keempat mahasiswa itu mengkaji sisi fisika bahtera Nabi Nuh. 

Menurut naskah kuno, kapal Nabi Nuh memiliki dimesi yang tepat, dengan panjang 300 hasta atau setara 137,1 meter, lebar 50 hasta atau 22,86 meter, dan tinggi 30 hasta atau 13,7 meter. Dimensi kapal itu didesain untuk bertahan dari terjangan banjir besar. 

Studi keempat mahasiswa tersebut membuktikan, ukuran yang disampaikan dalam kitab suci cukup cocok untuk mengarungi banjir.

“Kami tak berpikir Alkitab menjadi sumber informasi yang akurat secara ilmiah. Jadi kami cukup terkejut saat kami berhasil. Kami tak membuktikan bahwa hal itu benar, tapi konsep itu (kapal Nabi Nuh) pasti akan berhasil,” kata Morris. 

Kelompok mahasiswa itu mendasarkan perhitungan mereka pada sebuah buku, The Genesis Flood karya Dr Morris dan Dr Whitbomb. Buku itu menunjukkan bahwa bahtera Nuh mampu menyimpan sekitar 35 ribu spesies. 

Sementara perhitungan empat mahasiswa Universitas Leicester tersebut menyebutkan, kapal Nuh bisa memuat 2,15 juta domba tanpa tenggelam terseret banjir besar. 

Dengan modal dimensi tersebut, menurut Morris cs, nyatanya daya apung kapal Nabi Nuh mendukung untuk bertahan dari terjangan banjir meski disesaki banyak binatang. 

Dengan demikian, dimensi kapal dalam kitab suci tepat alias memungkinkan Nabi Nuh dan umatnya untuk dapat mengapung bersama dengan semua binatang yang mereka bawa.  Temuan keempat mahasiswa itu telah dipaparkan dalam makalah untuk Jurnal Fisika Departemen Fisika dan Astronomi Universitas Leicester.

Badai Matahari Monster Hampir Tabrak Bumi Tahun 2012

http://astronesia.blogspot.com/
Gambar ini diambil pada tanggal 23 Juli 2012, jam 12:24 WIB, menunjukkan coronal mass ejection yang meninggalkan Matahari dengan kecepatan luar biasa lebih dari 1.800 mil per detik.

Ledakan matahari dahsyat yang dapat menghancurkan jaringan-jaringan listrik dan memadamkan satelit di luar angkasa hanya meleset tipis menambrak Bumi pada 2012 silam, ujar para peneliti AS pada Rabu silam.

Ledakan tersebut dapat mengacaukan medan gaya Bumi, menyerupai peristiwa Carrington yang terjadi pada 1859 silam; badai matahari terbesar yang pernah terjadi di planet ini. Ledakan itu merusak sistem telegraf seluruh AS, menurut University of California, fisikawan Janet Luhmann.

"Jika badai matahari mengenai Bumi saat itu, mungkin akan sama seperti pada 1859, tapi dampaknya kini, dengan teknologi moderen kita, akan sangat luarbiasa," ujar Luhmann dalam sebuah pernyataan.

Sebuah penelitian pada 2013 memperkirakan bahwa badai matahari seperti peristiwa Carrington dapat merugikan ekonomi global sebesar $2,6 triliun.  Ledakan besar matahari dan medan gaya, yang diperkirakan terjadi pada 23 Juli 2012 silam, akan mengarah langsung ke Bumi jika ledakan tersebut terjadi sembilan hari lebih awal, pungkas Luhmann.


Ledakan dari Matahari, yang disebut coronal mass ejections, membawa medan gaya arah selatan dan akan berbenturan dengan medan gaya arah utara, yang mengakibatkan perubahan dalam jaringan listrik kini serta mengakibatkan transformator listrik terbakar, jelas Luhmann. Medan gaya tersebut akan memenggangu penempatan sistem satelit global.
Meskipun coronal mass ejection dapat terjadi beberapa kali dalam sehari selama 11 tahun putaran teraktif matahari, ledakan tersebut biasanya terlampau kecil atau lemah jika dibandingkan dengan ledakan tahu 2012 dan 1859, ujarnya.

Luhmann mengatakan bahwa dengan mempelajari gambar-gambar yang terekam oleh pemantau matahari, para ilmuwan dapat memahami lebih baik mengenai coronal mass ejections dan memprediksi badai matahari di masa depan.  "Kami memiliki peluang untuk benar-benar melihat dengan dekat pada salah satu peristiwa tersebut dan melihat mengapa dalam hal ini sangat ekstrem," ujar Luhmann.


Sumber : Astronesia

Benarkah Asteroid 2003 QQ47 Akan Menghantam Bumi 21 Maret?


Dunia digemparkan dengan kabar mengerikan seputar asteroid sepekan lalu. Ya, dalam waktu dekat, tepatnya 21 Maret 2014, sebongkah asteroid besar bernama 2003 QQ47 diramalkan akan berbenturan dengan Bumi.  

Kabar ini langsung menyebar cepat di media sosial, tak terkecuali Twitter, Facebook, Path, dan semacamnya. Membutuhkan waktu tiga bulan untuk memastikan bahwa asteroid itu ternyata tidak berbahaya.

Asteroid besar 2003 QQ47 memang ada. Namun, tidak akan meluluhlantakkan Bumi beserta isinya pekan depan, atau bahkan setidaknya satu abad.  

Faktanya, asteroid tersebut akan melintasi langit Bumi dengan tenang pada 26 Maret 2014. Jaraknya kurang lebih 19 juta kilometer dari Bumi, atau 50 kali lebih jauh dari jarak Bumi-Bulan. Tidak berbahaya, bukan?  

Beberapa waktu lalu, Daily Mail sempat mengabarkan bahwa asteroid yang ditemukan pertama kali pada 2003, sekitar 11 tahun lalu itu, berpotensi untuk menabrak Bumi sekitar Agustus 2014. Namun, pada September 2003, observasi baru justru mengatakan asteroid akan datang lebih cepat, yakni sekitar Maret 2014.  

Berita ini telah dibantah langsung oleh NASA. Dampak asteroid memang luar biasa dahsyat dan menakutkan banyak orang. Tak heran, jika rumor seperti ini menyebar seperti virus mematikan.

Inilah Ruangan Tempat Dilahirkannya Internet

Ruangan kecil di kampus University of California Los Angeles

Internet telah menjadi bagian kehidupan saat ini. Banyak manfaat yang bisa dilakukan dengan internet.  Tapi pernahkan Anda tahu sejarah kemunculan internet pertama kali. Masih tak terpikirkan?  Tonggak bersejarah itu dimulai dari ruangan kecil di kampus University of California Los Angeles (UCLA), tepatnya ruangan 3420 Boelter Hall.  

Peralatan internet pertama itu juga sangat jadul, misalnya router-nya melebihi tinggi badan manusia, tak terbayangkan router sebesar itu. Pun demikian dengan perangkat komputer, yang besarnya seperti lemari es.Ruangannya memang tak begitu luas, beroramen dinding hijau, lantai linoleum yang sudah mulai lecet. 

Linoleum merupakan bahan penutup lantai, terbuat dari minyak biji flax (linseed oil) yang dicampur dengan tepung kayu atau serbuk gabus dan direkatkan pada media berbahan dasar dari kain berserat kuat atau kanvas.  Bak laboratorium pada masa itu, juga terdapat papan tulis tradisional, yang tertera coretan yang mengisahkan jaringan komputer saat itu.   

Tapi dari ruangan sederhana inilah, pertama kalinya simpul jaringan komputer Kementerian Pertahanan AS, Advanced Research Projects Agency atau ARPANET terinstal, dan protokol komunikasi didirikan.  Kemudian pesan pertama terkirim melalui jaringan ARPANET ke simpul lain di Stanford University. Ini sekaligus menandai lahirnya internet.  

"Berapa banyak revolusi yang dapat Anda dapat lihat, dari mana internet dimulai. Mesin ini merupakan lahirnya internet, di sini munculnya kata pertama di internet," ujar Leonard Kleinrock, ahli ilmu komputer Kleinrock Center for Internet Studies.  

Lembaga tempat Klienrock bernanung itu kini menjalankan beberapa proyek riset serta mengelola ruangan bersejarah itu.   Kleinrock mengisahkan, usai ia lulus dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), ia mengaku turut terlibat dalam pengembangan lahirnya internet pertama.  

Disebutkan untuk mengembangkan jenis jaringan komputer baru, ARPA memerintahkan tim insinyur Bolt Beranek and Newman (BBN) untuk membangun mesin Interface Message Processor (IMP), untuk sekarang dikenal dengan router, yang ditempatkan pada simpul pertama dari jaringan UCLA. Kleinrock terlibat dalam tim ini. Tampak IMP berukuran lebih tinggi dari manusia.  

Kemudian pada 29 Oktober 1969, tim berkumpul di ruangan 3420 untuk mencoba mengirim pesan pertama, "Login", ke Standford Research Institute. Tim berhasil mengirim dua huruf pertama, "LO" namun akhirnya sistem mati. Sejam kemudian dicoba kembali dan berhasil.   

Pada Desember 1969, simbul jaringan komputer sudah kian berkembang. Simpul secara permanen telah dipasang di UCLA, Stanford Research Institute , University of Utah dan University of California di Santa Barbara.  

Kemudian berkembang pada 1975 terdapat 57 IMP dan pada 1981 sudah ada 213 IMP. Dan untuk saat ini kini tinggal 2 IMP pada ruangan bersejarah itu. IMP diganti dengan teknologi lain yang lebih bagus.   Pada 1972, jaringan komputer ini makin banyak digunakan. Tercatat pada masa itu 75 persen trafik ARPANET ialah email.  

Rungan 3420 saat ini masih mempertahankan peralatan yang mendukung lahirnya internet pertama kali. Misanya 7 komputer SDS Sigma, komputer seukuran kulkas, masih terpampang menjadi saksi sejarah.    

Terdesak renovasi  

Meski mempunyai nilai sejarah, ruangan 3420 terkena rencana renovasi gedung. Disebutkan pada 2011, setengah ruang direlakan untuk menjadi laboratoirum komputer bagi mahasiswa saat ini. 

Direktur ruangan saat itu bersikeras meyakinkan kepada pihak universitas nilai penting ruangan bersejarah itu.   Beruntung, hampir semua perabot era bersejarah itu diselamatkan pada kantor gudang UCLA maupun tempat lain.  Kleinrock mengaku sangat detail menjaga ruangan itu. Bahkan ia mengaku tak pernah mengambil foto ruangan.   

"Pekerjaan awal kami yaitu mendapatkan komputer berbicara dengan komputer lain atau kepada orang. Yang tidak kami antisipasi yaitu pembicaraan orang ke orang. Nyatanya pada tahun berikutnya trafik email mencapai 75 persen," ujarnya.   

Meski perangkat internet pertama itu berhubungan dengan perangkat pertahanan, Kleinrock mengatakan saat itu tidak membatasi penggunaan teknologi itu."Tidak ada larangan, jika Anda ingin menggunakannya anda bisa datang. Kami percaya semua orang dan mengetahui setiaporang sampai akhir 1980-an. Masyarakat terbuka dan lingkungan bersama mendukung pembangunan itu," kata dia.

Inilah Gambaran Dunia Di Tahun 2050


Kehidupan manusia di Bumi masih tergantung pada sumber daya dan energi fosil. Padahal, seperti kita tahu, energi ini terbatas. Dengan eksplorasi bahan bakar fosil tanpa henti, suatu saat akan sulit didapatkan. Ketersediaan bahan bakar itu tentu akan mempengaruhi kehidupan manusia.  

Lantas apa yang kira-kira akan terjadi pada dunia pada 2050 mendatang?  Pendiri Forum for the Future, Jonathon Porritt membeberkan perkiraan kehidupan manusia pada tahun 2050. Pada masa itu, menurutnya, manusia telah beralih dari bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan dan efisien.  

Selanjutnya, ia memperkirakan pada tahun 2050, penggunaan uang kertas akan semakin sedikit. Semuanya telah beralih ke perdagangan digital.  "Semuanya dilakukan secara elektronik. Kita akan memiliki mata uang global, mata uang nasional, dan tiap masyarakat memiliki mata uang lokal sendiri," kata Porritt, dilansir Aol.com, Selasa 18 Februari 2014.  

Dalam tiga setengah dekade ke depan, Porritt juga memperkirakan, akan ada keseimbangan antara bekerja dan bermain. Pada masa itu, bekerja 27 jam selama sepekan merupakan hal yang sudah tak memungkinkan, maka beban jam kerja ini akan dilarang karena tak menyeimbangkan hidup.  

"Semua orang mencampur kehidupan mereka dalam pekerjaan informal maupun formal, apakah mereka melakukan ini secara sukarela atau memang kondisinya begitu," kata dia.  Untuk sisi transportasi, Porritt memprediksi, orang-orang akan beralih ke kendaraan transportasi publik, meninggalkan kendaran pribadi. 

Di kota-kota, kata dia, orang akan berjalan kaki dan menggunakan sepeda dan menggunakan transportasi publik. Sebab, ketersediaan bahan bakar yang semakin terbatas akan membuatnya menjadi barang langka dan sangat mahal.  

Dari sisi demografi, pada tahun 2050, Bumi diprediksi semakin sesak dengan dihuni sembilan miliar orang. Konsekuensinya, manusia harus menjalani hidup yang ramah dengan lingkungan.  

"Kita telah selesai dengan masalah sampah, tak ada limbah karena semuanya akan menjadi bahan baku industri," jelas dia.  Porritt juga menyoroti kesehatan masyarakat dunia. Pada tahun 2050, sebuah sistem akan memudahkan manusia untuk memantau kesehatan tubuh masing-masing.  

"Pada umumnya, orang akan lebih sehat pada tahun 2050. Kita telah memecahkan masalah diabetes dan obesitas, malaria. Ini akan menjadikan (masa) hidup orang lebih lama," katanya.

Letusan Gunung Kelud Terekam Kamera (Video)


Gunung Kelud yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Blitar, Jawa Timur, kembali meletus pada Kamis (13/2) pukul 22.49 WIB.

Saat Gunung Kelud erupsi, seorang warga yang tinggal di sekitarnya mendokumentasikan erupsi yang direkam dari jarak jauh.  Dan video itu kemudian diunggah oleh pengguna bernama Arie Herwin Fahuni, ke situs berbagi video Youtube dengan judul "Erupsi Gunung Kelud 13 02 2014".

Hingga Jumat (14/2) pukul 06.00 sore, video berdurasi 5 menit 35 detik ini telah ditonton sebanyak 2.483 kali.  Di video itu terlihat material vulkanis yang keluar dari Gunung Kelud, disertai kilatan, dan terdengar beberapa kali dentuman. Di video itu juga terdengar suara sirene serta klakson kendaraan bermotor.

Video ini merupakan salah satu rekaman kejadian detik-detik letusan Gunung Kelud yang bisa dipercaya.

Di situs berbagi video Youtube terdapat banyak video palsu yang berisi erupsi gunung-gunung lain, tetapi diberi judul dan keterangan "Gunung Kelud 13 Januari". Beberapa video palsu terlihat direkam pada siang hari, padahal erupsi Gunung Kelud terjadi pada tengah malam.



Sejak 2 Februari 2014, status Gunung Kelud sudah dinyatakan Waspada. Sejak itu, Bupati Malang, Bupati Kediri, dan Bupati Blitar bersama dengan Gubernur Jawa Timur mulai meningkatkan koordinasinya untuk mengantisipasi letusan.  Pada tanggal 10 Februari, status Gunung Kelud ditingkatkan menjadi Siaga, sampai akhirnya berstatus Awas pada Kamis malam pukul 21.15.

Akibat Sering Meniru,Warga Cina Dilarang Ikut Terbang Bersama Virgin Galactic


Perusahaan jasa perjalanan komersil ke luar angkasa, Virgin Galactic, melarang warga negara China untuk memesan kursi di pesawat luar angkasa mereka. Mengapa?  Alasannya ternyata cukup menggelikan.

Pihak Virgin Galactic rupanya takut ada warga China yang memantau teknologi apa saja yang digunakan pesawat luar angkasa mereka, kemudian mencuri idenya dan membuat pesawat tiruannya di negeri mereka. 

Ternyata, banyak orang berpaspor China yang tertarik untuk ikut di perjalanan ke luar bumi yang meminta bayaran US$250 ribu tersebut.

Namun, mereka telah diberitahu larangan ini, dengan alasan karena peraturan antispionase di AS.  Pesawat luar angkasa Spaceship Two milik Virgin Galactic memiliki mesin roket yang bisa dikategorikan sebagai teknologi militer. 

The US International Traffic in Arms Regulations memang melarang orang China, Iran dan Korea Utara untuk memiliki akses pada teknologi militer milik AS.

Ternyata reputasi buruk sebuah negara juga membawa dampak besar pada warganya, bahkan pada mereka yang mungkin tidak memiliki kaitan apapun dengan reputasi tersebut.