Home » » Masyarakat Dunia Bersiap Rayakan "Kiamat" 21 Desember 2012

Masyarakat Dunia Bersiap Rayakan "Kiamat" 21 Desember 2012

http://dailytorn.blogspot.com/

Dampak rumor berakhirnya dunia yang beredar baru-baru ini, tidak hanya menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan anak-anak dan remaja. Rumor kiamat ini juga menciptakan kegiatan-kegiatan yang dianggap "tak masuk akal", seperti membuat tempat penampungan bawah tanah berteknologi tinggi dan kapal besar sebagai antisipasi kiamat tersebut.

Bahkan, beberapa diantara mereka yang percaya berakhirnya siklus kalender suku Maya itu justru senang. Mereka berencana merayakan hari yang paling dinantikan tersebut.

Dilansir Thenews, Rabu (12/12/2012), Gonzalo Alvarez, yang baru saja tiba di wilayah Cancun (Meksiko bagian selatan) selama dua pekan, akan memeriahkan pencapaian utama dalam kalender suku Maya. Ia mengungkapkan kegembiraan dan bersiap untuk mengadakan pesta di wilayah tersebut.

"Kami datang ke pesta dan bersiap-siap untuk awal dari sebuah era baru," ujar Alvarez. Pria berusia 39 tahun itu sengaja melakukan perjalanan ke Meksiko dari Florida untuk menyaksikan awal dari sebuah era baru, terkait berakhirnya kalender suku Maya di 21 Desember 2012.

Selebrasi atau perayaan ini juga akan dilangsungkan di seluruh wilayah Meksiko selatan dan Amerika Tengah. Meksiko merupakan salah satu dari lima negara yang bersiap untuk merayakan di 21 Desember 2012.

Menurut kalendar "Hitungan Panjang" suku Maya, 21 Desember 2012 menandai akhir dari era di lebih dari 5000 tahun, yang dimulai sejak 3114 SM (sebelum masehi). Bagi sebagian orang di wilayah ini, tanggal tersebut merupakan tanggal perayaan.

Awal kalender Maya juga menjadi ladang bisnis besar di wilayah Meksiko dan sekitarnya. Sebab, banyak dari kantor pariwisata yang mempromosikan tanggal tersebut.

Banyak dari turis yang akan membanjiri wilayah tersebut untuk ikut berpartisipasi pada perayaan. Selebrasi ini akan diisi dengan berbagai acara seperti kembang api, konser serta pameran yang diadakan di lebih dari tiga lusin situs arkeologi.

Sumber:Okezone.com